Rabu, 08 Oktober 2008

Sosiologi - Bentuk- bentuk Kelompok Sosial

Introduction to Sociology

Mr. Sherman Zein

Kelompok- Kelompok Sosial

Oleh :

Devi Halim 2006.100.147

MeiLing 2006.100.264

Rinda P.S. 2006.100.086

  1. Dyad

Dyad adalah kelompok masyarakat yang memiliki satu atau dua persamaan dalam kelompok teresebut.

Contoh :

Kelompok usia 15 dan memiliki pekerjaan sebagai pelajar. Mereka akan menjadi sebuah kelompok masyarakat dengan kesamaan tersebut.

  1. Triad

Triad adalah kelompok yang terbentuk dalam masyarakat dengan memiliki persamaan yang lebih kompleks dibandingkan dengan dyad.

Contoh :

Kelompok masyarakat di atas 30 tahun yang berprofesi sebagai manager di perusahaan asing dengan pendapatan diatas 19juta per bulan serta belum berkeluarga. Kelompok tersebut memiliki klasifikasi yang sangat banyak dan sangat rumit.

  1. In Group

In group adalah kelompok social di mana individu mengidentifikasikan dirinya.

Contoh :

Seorang pelajar dari SMA Islam akan bergaya atau berperilaku sebagaimana orang mengenal ciri dari SMA Islam tersebut. Misalnya dengan menggunakan jilbab dan memakai rok panjang.

  1. Out Group

Out group adalah kelompok sosial yang oleh individu diartikan sebagai lawan dari in group.

Contoh :

Dalam pertandingan sepakbola antara Padang dan Lampung, maka para pendukung tim Padang akan berkata “kami adalah pendukung tim Padang dan mereka pendukung tim Lampung.”

  1. Kelompok Primer

Kelompok primer adalah kelompok social yang paling sederhana di mana anggotanya saling mengenal serta ada kerja sama yang sangat erat.

Contoh :

Kelurga. Dalam keluarga setiap anggota keluarga mengenal siapa bapak, ibu, dan anak.

  1. Kelompok Sekunder

Kelompok sekunder adalah kelompok yang terdiri dari banyak orang, yang sifat hubungannya tidak berdasarkan pengenalan secara pribadi dan juga tidak langgeng.

Contoh :

Hubungan kontrak jual beli. Hubungan ini hanya berlangsung pada saat kedua belah pihak sedang berada pada satu kontrak saja dan pada saat kontrak mereka habis maka hubungan keduanya biasa saja berakhir.

  1. Paguyuban

Paguyuban adalah bentuk kehidupan bersama di mana anggota- anggotanya diikat dengan hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta kekal, yang berdasarkan pada rasa cinta dan rasa kesatuan batin yang memang sudah dikodratkan dengan sifat yang nyata dan organis.

Contoh :

Keluarga merupakan sebuah paguyuban yang sangat nyata karena dalam keluarga selalu terjalin yang namanya ikatan batin yang kuat dan didasarkan pada rasa cinta. Oleh karena itu, jika ada salah satu anggota keluarga yang sakit maka orang- orang yang menjadi bagian dari keluarga tersebut akan menjenguknya walaupun tempat tinggal mereka saling berjauhan.

  1. Patembayan

Patembayan adalah ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya ada pada jangka waktu yang pendek, yang merupakan suatu bentuk dalam pikiran belaka.

Contoh :

Ikatan buruh yang ada di sebuah pabrik. Para buruh yang bekerja di pabrik tersebut akan menjadi bagian dari organisasi tersebut, namun jika buruh tersebut keluar dari pekerjaannya sebagai buruh di pabrik tersebut maka ia tidak lagi menjadi bagian dari ikatan buruh yang ada di pabrik tersebut.

  1. Formal Group

Formal group adalah keadaan tata cara untuk memobilisasikan dan mengkoordinasikan usaha- usaha, yang mencapai tujuan berdasarkan bagian- bagian organisasi yang bersifat spesialisasi.

Contoh :

Organisasi kepemudaan di suatu daerah. Organisasi tersebut memiliki paraturan yang sangat jelas dan sengaja diciptakan untuk menumbuhkan rasa kesatuan setiap pemuda yang ada di daerah tersebut. Apabila seseorang melanggar peraturan yang ada, maka bukan sesuatu yang tidak mungkin apabila orang tersebut akan mendapatkan sanksi yang telah disepakati bersama.

  1. Informal Group

Informal group adalah suatu kelompok yang tidak memiliki struktur ataupun wadah organisasi tertentu dan jelas karena kelompok tersebut terbentuk karena pertemuan yang berulang kali yang didasari oleh kepentingan dan pengalaman yang sama.

Contoh :

Kelompok arisan ibu- ibu yang tinggal di RT yang sama. Hal ini dapat terjadi karena seringnya mereka bertemu dalam sebuah kesempatan dengan kepentingan yang sama sehingga muncul ide untuk membuat kelompok arisan untuk RT tersebut.

  1. Membership Group

Membership group adalah suatu kelompok dimana setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok tersebut.

Contoh :

Membership Fitness Club. Seseorang yang terdaftar menjadi member dari klub tersebut akan secara otomatis akan ikut mengambil bagian dalam setiap acara yang diadakan oleh klub tersebut yang membuat mereka mau atau tidak mau terlibat secara fisik dalam acara yang diadakan tersebut.

  1. Reference Group

Reference group adalah kelompok- kelompok sosial yang menjadi acuan bagi seseorang yang bukan anggota kelompok tersebut untuk membentuk pribadi dan perilakunya.

Contoh :

Seseorang yang tidak ikut dalam anggota klub fitness, pada saat mereka melihat orang- orang yang mengikuti klub fitness memiliki tubuh yang bagus akan merasa terpancing untuk memiliki tubuh seperti orang yang ikut dalam klub tersebut walaupun bukan dengan cara ikut dalam klub fitness juga.

  1. Kelompok Okupasional

Kelompok Okupasional adalah kelompok yang muncul karena semakin memudarnya fungsi kekerabatan, di mana kelompok ini timbul karena anggotanya memiliki profesi yang sejenis.

Contoh :

PARFI merupakan sebuah wadah bagi artis- artis perfilman yang ada di Indonesia. Kelompok ini muncul karena adanya kesadaran oleh sekelompok orang akan pentingnya rasa saling mengenal dan rasa kesatuan antar pihak- pihak yang terlibat dalam dunia perfilman.

  1. Volunter

Volunter adalah kelompok orang yang memiliki kepantingan bersama, namun tidak mendapat perhatian dari masyarakat dan diharapkan akan memenuhi kepentingan anggotanya secara individual tanpa mengganggu kepentingan masyarakat secara umum.

Contoh :

Seseorang yang terlibat dalam kelompok tim sukarelawan pada saat terjadi tsunami di Aceh. Kelompok ini tidak teridentifikasi oleh masyarakat namun kelompok ini ada untuk membantu masyarakat dalam mencari sanak keluarga mereka yang hilang karena tsunami.

1 komentar:

Ulfa Yulia mengatakan...

kak mau tanya contoh yang jauh lebih sederhana lagi dari kelompok volunter apa ya kak